Senin, 29 Juni 2020

Non Fiksi ? Bincang Kami bersama SISKA DISTIANA


 https://rollymandastana.blogspot.com
 
SISKA DISTIANA, Tempat, Tanggal Lahir : Klaten, 12 Desember 1985. Alamat Greenland Foresthill Residence Blok D1 No 15 Jl. Raya Letkol Atang Sanjaya, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor 16310.Nomor Kontak : 0813 297 24184. Email :siskanulis@gmail.com

Sosial Media : Facebook: Siska Distiana.  Instagram : @siskadistiana. Twitter : @siskadistiana


Non-fiksi adalah klasifikasi untuk setiap karya informatif (sering kali berupa cerita) yang pengarangnya dengan itikad baik bertanggung jawab atas kebenaran atau akurasi dari peristiwa, orang, dan/atau informasi yang disajikan.[1] Sebuah karya yang pengarangnya mengklaim tanggung jawab kebenaran namun tidak jujur maka adalah suatu penipuan sastra; suatu cerita yang pengarangnya tidak mengklaim tanggung jawab kebenaran maka diklasifikasikan sebagai fiksi.[1] Non-fiksi, yang dapat disajikan baik secara obyektif maupun subyektif, secara tradisional merupakan satu dari dua pembagian utama dari narasi (khususnya dalam penulisan prosa);[2] pembagian tradisional lainnya adalah fiksi, yang berkontras dengan non-fiksi dalam hal penyampaian informasi, peristiwa, dan karakter yang sebagian kecil atau besar merupakan hasil imajinasi.

Jadi Non fiksi berarti karya informatif dimana penulis bertanggung jawab penuh atas kebenaran dan akurasi informasi yang disajikannya. Karena memang yang tahu banget tentang apa yang terjadi, ya.. kita sendiri.








Jangan sampai kita menyajikan karya nonfiksi tapi ternyata sudah sebuah karya plagiasi atau prakarya yang menjiplak karya orang lain. Hal seperti itu tidak boleh, atas sesuatu yang sebenarnya kita tidak lakukan tapi kemudian kita mengklaim-nya. Apa saja sih tulisan nonfiksi..? Banyak sekali, tidak hanya buku teks pelajaran saja tapi ensiklopedi dan kamus itu juga termasuk karya non fiksi.*
 

Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial (Bincang Kami dengan NAMIN AB IBNU SOLIHIN)




https://rollymandastana.blogspot.com

Sekilas mengenai Narasumber :
Namin AB Ibnu Solihin adalah founder motivator pendidikan.com, Motivator & Trainer Pendidikan, Pembicara Seminar Parenting, Konsultan Branding Sekolah, Dosen, Blogger Pendidikan, Penggiat Pendidikan dan Ayah dari 3 Putri dan 1 Putra yang hidup tanpa Gadget dan Televisi.
Lebih dari 15 tahun telah berkarier dalam dunia training, baik social maupun professional. Sejak Tahun 2015 telah berbagi Inspirasi di Lebih dari 250 lembaga Pendidikan, NGO, Komunitas dan Perusahaan diberbagi Kota dan Pelosok Indonesia.
Namin AB Ibnu Solihin, memulai karir dalam dunia pendidikan sebagai Office Boy alias tukang sapu laboratorium computer di sekolah SMK  juga office Boy di Sekolah Dasar disatu lokasi yang sama. Pada saat yang sama Namin masih berstatus sebagai pelajar sekaligus sebagai seorang Ketua Osis, hal ini dilakukannya untuk melatih mental kemandiriannya agar tidak tergantung pada orang tua dan orang lain.
Memulai hidup mandiri sejak dirinya usia kelas 6 SD sudah berjualan Es Masmbo, jadi tukang bongkar muat bata merah pada saat sekolah MTS, menjadi penjaga kedai buku dan foto copy pada saat awal-awal kuliah, menjadi penyiar radio, jurnalis tabloid, bahkan sempat mendirikan sebuah EO bernama Semangat Promosindo.
Passionnya dalam dunia mengajar dimulai saat masih sekolah di Madrasah Diniyah dan MTS pada saat itu Namin sudah mengajar di TPA. Menjadi Guru SD adalah pengalaman paling lama yaitu dari tahun 2004-2015, pernah juga mengajar SMP dan SMA.
Pada tahun 2008 berkesempatan mengikuti program sertifikasi guru dan tercatat sebagai salah satu peserta termuda saat itu. Beberapa amanah Jabatan pernah diterimanya seperti Kepala Seksi Kesiswaan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Kepala Sekolah. Pernah terlibat dalam mendirikan beberapa sekolah, menjadi Tim Seleksi Dosen, Tim Seleksi Kepala Sekolah, Tim Seleksi Guru dan Tim Seleksi Guru Teladan.
Keterampilannya dalam bidang Public Speaking, Leadership, dan Manajemen Organisasi sudah dimulai sejak dirinya aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, dimulai dari organisasi Remaja, Pelajar, Mahasiswa, Organisasi Kemasyarakatan dan Agama serta Organisasi Guru. Karena keaktifkannya dalam dunia organisasi Namin banyak terlibat dalam berbagai kegiatan baik sebagai Nara Sumber, Fasilitator, Panitia dan Peserta.
Hampir 10 tahun lamanya Namin memberikan pelatihan gratis, yaitu dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2014. Baginya berbagi tidak akan pernah rugi, justru dengan berbagi maka kebahagian akan diperolehnya. Ditahun 2013-2015 Namin bersama dengan teman-teman Komunitas Sejuta Guru Ngeblog memberikan pelatihan Guru Ngeblog Gratis bagi guru di Jabodetak dan juga menjadi Project Manager dalam program Pelatihan menulis bagi guru Teacher Writing Camp (TWC).
Ditahun 2012 Namin mulai melakukan Branding bagi dirinya sendiri, Ilmu Branding dipelajarinya secara otodidak sejak tahun 2007.Selama perjalanan menjadi Guru dan Kepala Sekolah Namin banyak membuat Ide dan Gagasan untuk mengembangkan sebuah sekolah sperti medesign logo, membuat kegiatan yang menarik, dan mendesign kurikulum. Pada awal-awal ide dan gagasanya banyak ditentang oleh pihak-pihak tertentu, karena dianggap keluar dari jalur kebiasaanya, namun lambat laun akhirnya ide dan gagasannya bisa terima dan akhirnya namin berhasil melakukan Re Branding pada berbagai sekolah yang di dampinginya.
Membranding diri tidaklah mudah, itulah kenyataan yang dialami oleh Namin tercatan tahun 2012-2015, Namin melakukan beberapa kali Branding untuk dirinya namun hasilnya tidaklah memuaskan. Namin pernah membranding dirinya sebagai founder @guruberakhlak dengan mendirikan guruberakhlak.com, founder @gurubicara dengan mendirikan gurubicara.com, founder @bisaberbagi dengan mendirikan bisaberbagi.com, founder @komunitasguruinspiratif dan beberapa branding lainnya.
Hingga akhirnya ditahun 2014 Namin mulai menjadi Trainer dan Motivator Pendidikan secara professional dengan Branding Motivator Pendidikan Kreatif dan membuat blog motivatorkreatif.wordpress.com.Pada tahun itu jadwal trainingnya sudah mulai padat, tema-tema yang dibawakan adalah “Mendidik Dengan Keteladan dan Cinta” tema ini diambil dari buku yang ditulisnya dan tema-tema pendidikan lainnya. Hingga akhirnya tahun 2015 Namin harus memutuskan jalan terbaik baginya, dengan prinsip “Wajib dapat uang halal” maka Jabatan Kepala Sekolah, Guru, dan Sertifikasi guru ditinggalkannya, karena Namin tidak mau mendapatkan uang tersebut sementara dirinya tidak mengajar dan tidak hadir jadi kepala sekolah serta dengan atas dasar kemaslahatan yang lebih banyak agar ide dan gagasan Namin dalam dunia pendidikan dapat dirasakan oleh guru diseluruh Indonesia.
 Atas izin serta ridho dari Allah SWT pada tahun 2015 Namin melauching program Training, Seminar dan Workshop di website www.motivatorpendidikan.com, sejak saat itulah Namin AB Ibnu Solihin dikenal sebagai founder motivatorpendidikan.com.
Saat ini Namin aktif mengajar sebagai dosen tamu dibeberapa perguruan tinggi, dengan mata kuliah Adversity Quotient, Managamen Organisasi, Etika Profesi, Kecakapan Antar Personal, Manajemen Pendidikan Non Formal, Landasan Pendidikan, Metodologi Penelitian dan Mata Kuliah Arsip Elektronik. Dalam mengajar Namin mengembangkan sebuah  konsep yang menarik dengan nama “Mengajar Kreatif Layaknya Kelas-Kelas Training” karena penerapan menagajar yang dinamis dan menyenangkan Namin pernah mendapatkan penghargaan dosen terbaik pilihan mahasiswa.
Pengalamanya memberikan training selama kurang lebih 15 tahun terutama dalam dunia  Pendidikan menjadikan Namin kini dikenal sebagai Motivator dan Trainer Pendidikan.  keahliannya pada bidang Personal Develompent, Public Speaking, Creative Teacher, Islamic Parenting, education and technology, Personal Branding, School Branding Potential Development dan Consultant of Islamic education. peserta trainingnya dari  berbagai kalangan mulai dari Pelajar, Mahasiswa, Guru, Orang Tua Kepala Sekolah, Dosen,  Pimpinan Lembaga, Relawan, Remaja Masjid dan berbagai kalangan lainnya.
Beberapa buku juga pernah diterbitkannya diantaranya Saya Mau Jadi Guru Go Blog, Mendidik Dengan Cinta dan Keteladanan, Cinta Sang Guru, dan Buku Antalogi yang digagasnya bersama guru dan mahasiswa diantaranya Guru Kreatif di Zaman Digital, Bukan Guru Biasa, Pelangi Cinta dan Cita, Inspirasi untuk membangu masa depan. Ide dan gagasannya dalam dunia pendidikan bisa dibaca pada www.motivatorpendidikan.com. serta di blog dan media sosial yang dimiliknya,seperti Facebook dan Instagram.
Namin sudah menikah sejak tahun Desember tahun 2009 dengan Sri Haryati yang kini menjadi guru terbaik bagi ketiga putrinya yaitu Qarira Shatara Syihana, Nayyara Zahiya Syihana, Almaira Insyira Syihana dan Satu Putra yaitu Zaid Shahzad El-Syihana. Ke-empat anaknya kini menikmati pendidikan di Rumah (Home Schooling) . Namin berharap ke-empat anaknya bisa menjadi para penghafal Al-Qur’a dan bisa berkembang sesuai dengan potensi terbaik yang telah Allah anugerahkan.
Aktivitas sehari-hari selain mengisi berbagai kegiatan training dan mengajar, Namin juga hampir setiap hari membuat Design Slide Presentasi, menulis di Blog dan Web serta di Media Sosial. Selain itu membaca merupakan bagian dari aktivitas sehari- hari yang dijalaninya. Pribadi yang hebat adalah mereka yang terus mau belajar memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani.
Email : infomotivatorpendidikan@gmail.com
HP. 0813 8460 2045.


Ulasan Pak NAMIN tentang Bagaimana Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial

Saya juga telah membagikan secara Gratis lebih dari 250 materi training di slideshare.net, Dilihat oleh lebih dari setengah juta kali dan di download sekitar 7 Ribu kali setiap tahunnya. Linknya sebagai berikut https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak

Kita bisa berteman melalui media sosial yang saya miliki Instagram @motivatorpendidikancom, saya juga membagikan kegiatan saya di Channel YouTube Motivator Pendidikan Com.

Baiklah teman-teman saya akan berbagi bagaimana saya membangun Branding melalui Blog dan Media Sosial. Saya mulai Ngeblog tahun 2007, melalui blogspot.com, saat itu saya ngeblog untuk mengisi waktu luang saat istirahat mengajar. Tulisan di Blog juga masih sangat beragam, bahkan lebih banyak curahatan hati. Lebih dari 10 blog pernah saya buat di blogspot.com, kini semua blog tersebut sudah saya hapus semua.

Hingga akhirnya disekitar tahun 2013  saya mengenal guraru.org, sebuah blog yang diisi oleh guru-guru kreatif, diantara para pemenangnya adalah yang sudah mengisi materi sebelumnya yaitu Pak.Agus Sampurno dengan Brandnya Guru Kreatif, Om Jay Wijaya Kusuma dengan Brandnya Guru Blogger dan Bang Dedi Dwitagama. Keinginan untuk menulis lebih baik lagi, akhirnya ditahun 2013 saya mengikuti Teacher Writing Camp angkatan ke-3, yang digagas oleh Om Jay dan teman-teman.

Pada tahun 2014 saya dan Om Jay bersama teman-teman menggagas berdirinya Komunitas Sejuta Guru Ngeblog, pada tahun 2014-2015 kami Komunitas Sejuta Guru Ngeblog memberikan Pelatihan Guru Ngeblog Gratis bagi guru di Jabodetabek.Tahun 2014 juga awal saya mulai membangun Branding lewat blog. Perjalanan saya membangun Branding bisa dibaca di profil saya pada link di atas.

Singkatnya akhirnya pada tahun 2015 saya melaunching www.motivatorpendidikan.com, seluruh konten tulisannya berisikan berbagai jenis program training yang saya isi. Sebelum website tersebut di launching, saya banyak mencurahkan gagasan saya tentang pendidikan di Blog https://motivatorkreatif.wordpress.com

Membangun Branding memang tidak mudah, tapi jika kita sungguh-sungguh Insya Allah ada kemudahan. Membangun Branding juga harus sejalan dengan kompetensi yang kita miliki. Jangan coba-coba membangun Branding tertentu tapi tidak punya Ilmunya. Membangun Branding melalui blog juga harus selaras dengan kepribadian kita di Blog, Medsos dan segala aktivitas yang kita lakukan.

Menulis konten Blog dengan konsisten pada Branding yang kita miliki adalah kewajiban yang harus ditaati. Kala mau dikenal sebagai pakar pendidikan misalnya, ya sudah konsisten nulis hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut. Hingga akhirnya ketika orang berbicara "Motivator Pendidikan" mereka, Akhirnya akan mengingat "Namin AB Ibnu Solihin". Ini contoh saja 😊. Tapi jika ada penasaran coba anda searching di Google beberapa kata berikut ini "Motivator Pendidikan" "Pembicara Seminar Parenting" "Motivator Pelajar". Anda akan bertemu dengan siapa kira-kira?

Menulis dan membangun Branding telah mengantarkan saya keliling Indonesia, saya telah mengisi training setidaknya dilebih dari 300 lembaga, sejak tahun 2014-sekarang. Lengkapnya materi membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial saya bagikan lewat link di bawah ini.

Demikian pengantar diskusi malam ini.Semoga bermanfaat dan tetaplah bersemangat untuk menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani. Dari Cluster Edelweis B Harvest City.


Semoga bapak ibu guru dalam keadaan baik-baik saja dan tetap semangat untuk menjadi pendidik yang menginspirasi menggerakkan dan meneladani di tengah-tengah convid-19 yang saat ini melanda Kita. Sehingga membuat kita akhirnya harus mengajar menggunakan teknik daring dan tentu kita berharap bahwa dengan seperti ini akhirnya kita semakin melek terhadap teknologi dan Bapak Ibu terutama guru-guru blogger.

Apa itu branding? Bagaimana membangun branding? Bagaimana pengalaman saya branding melalui blog dan media sosial sehingga kemudian apa yang saya lakukan mengatakan saya keliling Indonesia selama 5 tahun terakhir ini bertemu dengan banyak guru banyak orang tua pelajar. Secara finansial saya juga mendapatkan rezeki yang luar biasa, saya bisa membeli yang saya inginkan bantu Kalau ada kesempatan nanti kita kupas tuntas, bagaimana saya bisa mendapatkan itu semua bapak ibu semua.

Saya juga sekarang sedang mengembangkan sebuah komunitas anak tanpa gadget Jadi Bapak Ibu bisa juga memfollow akun kami yaitu anak tanpa gadget ini merupakan pengalaman saya secara pribadi bagaimana membesarkan 4 anak tanpa gadget dalam 8 tahun terakhir ini.

Bagaimana diawali dengan ngeblok gratis pada tahun 2007 saya ngeblog gratis melalui blogspot.com waktu itu ngeblok saya baru sekedar iseng-iseng nulis, biasa pokoknya curhatan hati bahkan ngeblok nya juga ada copy paste dari tulisan-tulisan yang dari web atau blog yang lain yang bagus Saya copy paste kemudian saya berikan sumbernya ngeblok sebagai bagian dari pada penasaran. Apa itu blow gitu kan Oh begini-begini Ternyata menarik juga belum kepikir bahwa dengan ngeblok saya bisa keliling Indonesia sehingga bapak dan ibu semua akhirnya pada saat itu dari blogspot.com yang saya buat cukup banyak ya ada sekitar 7 sampai 8 blog yang saya buat.

Akhirnya saya beralih ke Wordpress setelah sekitar tahun 2014 saya bergabung dengan teman-teman komunitas guraru.org kemudian dikenalkan oleh Kompasiana dan kemudian kita membangun namanya komunitas juta guru ngeblog waktu itu blog yang pertama saya buat adalah sekitar tahun 2014 yaitu motivator kreatif wordpress.com dan motivator gratis.com ini adalah blog Wordpress atau blog yang kemudian memperkenalkan membangun personal branding saya.

Lewat blog ini saya perkenalkan diri bahwa saya adalah motivator pendidikan kreatif ya di tahun 2014 saya coba mulai menulis banyak hal tentang dunia pendidikan pengalaman saya bagaimana mendidik mengajar dan sebagainya. Sehingga kemudian di tengah perjalanan saya juga menulis buku dan buku itu tulisan-tulisannya bersumber dari blog.

Kemudian saya banyak diminta orang untuk menjadi pembicara. Selama perjalanan itu dan sampai sekarang saya terus belajar belajar desain, dasar belajar editing video, belajar nulis dan sebagainya.
Hosting atau web hosting adalah sebuah tempat di mana file dan data yang diperlukan website disimpan serta dapat diakses dan dikelola melalui internet. File website yang disimpan pada hosting berupa video, gambar, email, script, aplikasi dan database ( Niaghoster). Jadi mudahnya hosting itu adalah tempat dimana website kita menyimpan file. Contoh website saya www.motivatorpendidikan.com. Domainnya."Com". Hostingnya saya menggunakan id webhost, yang kapasitasnya unlimited.

Motivasi terbesar saya untuk sukses adalah, saya ingin hidup saya dirasakan manfaatnya oleh banyak orang. Untuk menjadi orang bermanfaat, tahapan yang kita harus lakukan belajar dulu. Kemudian mengalami langsung dan setelah itu barulah kita berusaha untuk memberikan untuk banyak orang. Maka saya punya motto "jadilah pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani". Saat ini motivasi terbesar saya adalah saya ingin mewujudkan visi dan kurikulum keluarga saya agar anak-anak saya menjadi pribadi yang Shalih. Atas motivasi itu saya mendidik anak saya dengan cara @anaktanpagadget, tv dan Bioskop.

Proses menulis itu
Rumus 5a.
  1. Dipaksa
  2. Terpaksa
  3. Kepaksa
  4. Biasa
  5. Terbiasa
Jadi paksakan dulu selama 3 bulan minimal menulis 15 menit saja. Insya Allah setelah itu akan jadi terbiasa.Teruslah bersemangat untuk memantaskan diri menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani.Terus belajar dengan banyak sumber. Banyaklah membaca buku. Karena kita tidak mungkin bisa menulis jika malas membaca...Jadilah sebaik-baik manusu yang bisa memberi manfaat untuk banyak orang. Jika belum paham tentang Branding, tidak usah dipusingkan Fokus saja menulis sesuai dengan kemampuan kita. Terimakasih, semoga bermanfaat.*


NB: tautan situs dari bapak NAMIN:
  1. https://www.slideshare.net/naminsekolahakhlak/membangun-branding-melalui-blog-dan-medsos Silahkan bisa di Download.
  2. https://motivatorpendidikan.com/ Silahkan mampir di rumah maya saya
  3. https://www.instagram.com/anaktanpagadget/
  4. https://www.instagram.com/motivatorpendidikancom/ kalau ini instagram saya
  5. https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak/materi-seminar-parenting-mendidik-anak-agar-gemar-membaca
  6. https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak/materi-60-ice-breaking-dan-game-pembelajaran-kreatif-2019


Jumat, 26 Juni 2020

Tips Menerbitkan Buku (Bincang Kami dengan EMI SUDARWATI )



https://rollymandastana.blogspot.com

EMI SUDARWATI. Alumni Jurusan Bahasa Daerah IKIP Negeri Surabaya tahun 1993 dan lulus tahun 1998. Mengajar di SMPN 1 Baureno ini sejak tahun 2005. Disamping aktif mengajar, juga telah menulis dan menerbitkan beberapa karya sastra Jawa dan Sastra Indonesia. Editor lebih dari 250 buku karya siswa dan guru Indonesia.

Sebagai PJ Budaya Lingkungan dan Pembiasaan Sekolah, aktf sebagai pembina majalah siswa Bhakti sampai saat ini, Penggagas perpustakaan mini di kelas IXF, dan mengupayakan pengembangan diri Teater Bhakti. Pengurus MGMP Bahasa Jawa Kabupaten Bojonegoro ini juga sebagai salah Guru Ahli di Pusat Belajar Guru Kabupaten Bojonegoro.

Penulis novel berjudul Ngilon (2014), Novel Kinanthi (2017), Rona Hidup (2018), Petualangan Siswa Indigo (2019), Novel Sujud Sangisore Talang Mas, dan Kumpulan Esai Menulis dan Menerbitkan Buku untuk Keliling Nusantara dan Dunia (2019). Bergabung dengan Persatuan Masyarakan Budaya Nasional Indonesia (PERMADANI). Pengelola TBM Kinathi ini juga pimpinan Grup Patungan Buku Inspiratif, yang sudah menerbitkan hampir 400 buku ber isbn. Pada Tanggal 28 Oktober 2015, mendapat penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur sebagai Guru Bahasa Jawa Kreatif. Pada tahun yang sama, juga mendapat penghargaan sebagai finalis Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional.

Pada tahun 2016, sebagai juara III Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Bojonegoro. Pada tahun yang sama, juga sebagai juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional, kategoro SORAK (Seni, Olah raga, Agama dan Muatan lokal, dan Bimbingan Konseling). Prestasi ini yang mengantarnya berkunjung ke negeri Kincir Angin Belanda. Mempelajari sistem pendidikan yang ada di Universitas Windesheim dan Iclon Universitas Leiden. Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik di Hollan dan Nederlands.
Perkenalkan, nama saya Emi Sudarwati. Guru Bahasa Jawa SMPN 1 Baureno Bojonegoro, Jawa Timur. Pegiat Literasi Guru dan Siswa Indonesia. Lebih dari 460 buku ber-ISBN yang ada nama saya di dalamnya.




























TAHUN 2018 :
Ratusan buku lahir dari grup Patungan Buku Guru Inspiratif. Karena sejak tahun 2018 ini lebih banyak menerbitkan SBGI dan SBSI, maka nama grup dirubah. Yaitu menjadi Penerbit Buku Inspiratif (PBI). Beberapa undangan dari daerah-daerah lain mulai berdatangan. Misalkan dari Kota Bogor, Sampang, Tuban, Blitar, Lamongan, Yogyakarta dan lain-lain. Akhirnya penulis berinisiatif, hanya menerima undangan sebagai nara sumber pada Hari Sabtu-Minggu atau Jumat sore.

Sedang di Bojonegoro sendiri, penulis aktif sebagai Guru Ahli (GA) di Pusat Belajar Guru (PBG). Setiap saat harus siap menerima panggilan sebagai pemateri seminar maupun pelatihan. Juga sebagai juri dalam lomba-lomba guru. Tempatnya bisa di PBG pusat atau di PBG kecamatan. Selain di PBG, juga penulis juga aktif di PGRI. Yaitu sebagai juri lomba Guru menulis dan pelatihan meulis buku. 
Memotivasi guru-guru Bojonegoro agar lebih inovatif dalam mengajar, dan lebih kreatif dalam menulis. Menghimbau agar guru-guru lebih sering mengirimkan hasil karya ke media. Jangan berharap sekali kirim pasti tayang atau dimuat. Namun harus bersabar, terus-menerus mengirim naskah. Lama kelamaan pasti dimuat juga. Bukan karena penerbit merasa kasihan, tapi memang pengalaman meulis itu sangat diperlukan. Dengan terus-menerus mengirim naskah, berarti sudah terus menerus belajar menulis pula. Dari proses tersebut kita belajar. Belajar meminimalisir kekesalahan.
TAHUN 2019
Penulis mengawali terbitnya buku Kado Cinta 20 Tahun dan Haiku. Karya ini ditulis berdua dengan suami. Semoga dengan lahirnya buku tersebut, ikatan pernikahan penulis dengan suami semakin bahagia. Selanjutnya, di tahun yang sama. Penulis ingin menerbitkan 2 buku tunggal dan beberapa buku patungan. Buku tunggal yang pertama berbahasa jawa, yaitu pengalaman selama haji dan umrah. Sedangkan buku tunggal yang ke dua adalah ini, Menulis dan menerbitkan Buku sampai Keliling Nusantara dan Dunia. Alhamdulilah impian ini bisa menjadi nyata. Adapun untuk patungan, seperti biasa saja. Yaitu menulis bersama siswa SMPN 1 Baureno dan bersama grup Patungan Buku Inspiratif. Juga menulis bersama penerbit Pustaka Ilalang.
Saat ini saya konsentrasi mengelola TBM Kinanthi. Untuk penerbitan buku. Saya kerja sama dengan Majas Grup (Penerbit Majas, Dwi Putra Jawa, dan Praktek Mandiri).




























SaGuSaBu (Satu Guru Satu Buku) & SaSis SaBu (Satu Siswa Satu Buku).
Mau menerbitkan buku ber isbn, mudah dan murah? Ayo ikut program ini.
SaGuSaBu (Satu Guru Satu Buku) & SaSis SaBu (Satu Siswa Satu Buku).
Mau menerbitkan buku ber ISBN, mudah dan murah? Ayo ikut program ini.
Kirimkan naskah buku Bapak/Ibu Guru atau Siswa. Tentang apa saja sesuai bakat dan minat. Misalkan:
  1. Kumpulan Puisi
  2. Kumpulan Cerpen
  3. Kumpulan Esai
  4. Novel
  5. PTK
  6. Naskah INOBEL
  7. Kumpulan Pantun
  8. Kumpulan Resep
  9. Kumpulan Cerpen Misteri
  10. Dll
Jenis huruf : Time new roman/12/1,5 dan Ukuran kertas A5 dengan margins 2:2;2;2. Naskah sudah lengkap dengan kata pengantar, biografi dan foto dalam 1 file. Jangan dipisah-pisah.
Nama file : SaGu SaBu spasi nama   Atau      SaSis SaBu spasi nama
Contoh : SaGu SaBu Em      Atau      SaSis SaBu Emi


Biaya penerbitan tergantung jumlah halaman, dengan halaman 50-56 halaman kena 480.000. dstnya.
Ongkir bisa bayar di tempat. Dapat 10 buku, piagam penulis dan beberapa buku terbitan Majas Grup. Alamat Pengiriman naskah : emiime2011@gmail.com. Konfirmasi ke WA : 08563155081
Jika naskah dinyatakan lolos kurasi. (1) Silahkan transfer: BRI 001101005862531.An Emi Sudarwati
jika sudah transfer di foto. Lalu kirimkan ke WA ke no 08563155081
Waktu pengumpulan naskah mulai hari ini. Buku akan terbit paling cepat 3 bulan setelah kirim naskah dan TF. Jika menginginkan cover buat sendiri, langsung dicantumkan saat kirim naskah. Dengan persyaratan, harus orisinil. Bukan jiplakan atau hasil rekayasa dari internet. Jika tidak ada, Penerbit menyediakan desain cover gratis. 1 X edit cover kena cas 100.000. ini persyaratan penerbitan buku di tempat kami.

Awal tahun 2013 saya sudah kepikiran ingin Menerbitkan Buku. Tapi belum tahu caranya. Untunglah akhir tahun 2013 dipertemukan dengan Kawan-kawan PSJB. Sehingga tahun 2014 terbit buku perdana bersama siswa. Karena saya tidak mau sukses sendirin. Saya ingin siswa desa pun bisa dikenal.
Naskah usahakan dikirim lengkap. Mulai judul, kata pengantar, daftar isi,  isi buku,dan biografi penulis.  Sedangkan edit,  layout dan desain cover akan dikerjakan TIM kami.  Namun jika Bapak/Ibu berkenan membuat kover sendiri juga diperbolehkan.  Tapi tidak akan mengurangi biaya ke penerbit.
Ukuran kertas sudah A5 ya. Jadi bisa langsung dihitung biayanya.   Adapun biaya penerbitan, tergantung jumlah halaman dan banyaknya cetak.Catak minimal 10 eks. Kalau jumlah halamannya 50-60 halaman, biayanya 480.000. Sudah termasuk edit, lay out, desaig cover dan ISBN. *

SIAPA.. Ketua MGMP Matematika SMP Batola ?


MGMP Matematika SMP Barito Kuala "MEMILIH"

https://rollymandastana.blogspot.com 


Hari ini (tgl.14 Juni 2020) polling pemilihan ketua MGMP Matematika Barito Kuala jenjang SMP sudah ditutup, setelah sekitar seminggu yang lalu diadakan jejak rekam pilihan melalui google formulir oleh anggota-anggota MGMP Matematika Barito Kuala. Sebenarnya siapa pun yang dipilih disini, semuanya mempunyai kemampuan individu skill masing-masing yang "SETARA". Ada 10 (sepuluh) orang kandidat yang terdiri 3(tiga)  wanita dan 7 (pria) yang dipilih.  Kandidat ketua MGMP  yang dicalonkan, berdasarkan pembagian wilayah dan kemampuan kandidat dalam memimpin. Sebaran daerah Barito Kuala yang luas tediri dari  17 kecamatan, 6 kelurahan, dan 195 desa dengan luas wilayah Kabupaten Barito Kuala adalah 2.996,96 km² atau sebesar 7,99 persen dari luas propinsi Kalimantan Selatan, dimana Kabupaten Barito Kuala ini terletak di antara 2° 29' 50” – 3° 30' 18” Lintang selatan dan 114° 20' 50” – 114° 50' 18” Bujur Timur.

Sebanyak 52 orang responden dari sekitar 70 orang anggota MGMP Matematika tingkat SMP telah ikut berpartisipasi dalam memilih" sang ketua".


Dari grafik pie (pie chart) dan tabel dibawah ini terlihatlah, persentasi raupan suara para responden yang telah memilih "sang ketua".



Dari tabel diatas terlihatlah kandidat untuk raupan suara terbanyak dapat disimpulkan sbb :
  1. kandidat 1 :   Bu Marwiyani = 22 suara (42,31%)
  2. kandidat 2 :   Pak Suwarto    = 10 suara (19,23%)
  3. kandidat 3 :   Pak Fadil Mushofa  = 5 suara (9,62%)
  4. kandidat 3 :   Pak Azhar Hasby  = 5 suara (9,62%)
Berdasarkan kesepakatan bersama MGMP Matematika SMP Barito Kuala untuk menjadi "sang ketua" minimal harus memiliki > 50% suara. Apakah perlu pemilihan tahap 2 atau diserahkan kepada musyawarah 4 orang kandidat suara terbanyak ini untuk membuat formasi susunan MGMP Matematika SMP Barito Kuala yang baru.....? kita tunggu kelanjutannya.. siapa pun yang menjadi "sang ketua" baru, dia nantinya akan mampu memimpin wadah MGMP ini menuju langkah yang lebih baik meneruskan langkah-langkah ketua-ketua MGMP terdahulu. Amiin.*

Penulis : Rolly FN

Senin, 22 Juni 2020

Disiplin Sang Guru ada "3 Cara"

Ketika kita sudah disebut dengan Guru dan mengajar dikelas. Maka kita sudah masuk kedalam dua dunia. Ya...dunia kita sebagai seorang guru sekaligus orangtua dan memasuki dunia mereka sendiri sebagai teman sekaligus sahabat.  Orang yang mengajari, menasehati kemudian mencoba untuk memahami dan mengarahkan kemauan besar dari diri mereka.

Saat kaki sudah memijak masuk kedalam kelas, kita berhadapan langsung dengan murid-murid yang akan kita ajari. Dari tipe murid yang senang belajar sampai kepada tipe suka bermain.  Sorot mata mereka yang tajam mengurai satu persatu tubuh kita dari ujung topi sampai ujung sepatu. Dari merk baju yang baru kita beli sampai warna kusam ikat pinggang yang dipakai sehari-hari. 

Untuk menjadi seorang guru yang profesional format kata "DISIPLIN" haruslah tersemat dalam diri kita. Banyak hal yang dapat kita ajarkan dan contohkan kepada mereka tentang makna kata Displin. Saya akan membuat gambaran umum tentang kedisplinan yang harus dimiliki oleh  seorang guru, yaitu : (1) "DW", (2) "DK", dan (3) "DP". Coba kita urai beberapa istilah tersebut.

1. DW = Disiplin Waktu

                               Ilustrasi gbr.  https://pixabay.com/id/images/search/waktu/

"DW"  adalah sikap dasar yang dimiliki oleh seorang guru.  Terlihat dari  mulai datang kesekolah, mengajar dikelas, sampai berakhirnya sebuah pembelajaran pada hari itu. DW akan turut memberi gambaran sampai atau tidaknya arah tujuan dari pembelajaran yang ingin dicapai bersama dengan murid-muridnya dalam tahun tersebut. Beberapa buah contoh pentingnya DW seorang guru yang dapat dilihat dan ditiru oleh anak didik kita, seperti :
  1. Datang kesekolah tepat waktu. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap ketepatan waktu datangnya murid-murid kesekolah. Dengan sudah adanya guru-guru yang berjejer tersenyum manis, didepan pintu gerbang sekolah menyambut muridnya sebelum waktu pembelajaran dimulai, akan membuat malu bagi murid yang datangnya terlambat. Murid yang terlambat datang perlu juga diberi hukuman (hukuman bernilai positif), dengan tujuan agar keterlambatan diwaktu-waktu berikutnya tidak terulang.
  2. Masuk kelas tepat waktu. Banyak murid terlambat masuk kelas ketika jam pelajaran tepat dimulai, terlebih ketika pergantian jam dari jam istirahat masuk ke-jam pelajaran. Ada yang masih dikantin atau diwarung luar sekolah, ada yang masih diperpustakaan ataupun dilapangan olahraga padahal bel masuk kelas sudah berdentang beberapa kali. Kedisiplinan kita masuk kelas ketika waktu pelajaran akan dimulai, turut memberikan dampak besar akan tersusun rapinya murid-murid dalam mengikuti pelajaran yang kita berikan.

 2. DK = Disiplin Kata-Kata

                     Ilustrasi gbr. https://pixabay.com/id/illustrations/suara-pencarian-bicara-5267979/

"DK" mengartikan segala bentuk ucapan atau yang disampaikan oleh sang guru, merupakan ketepatan janji dari seorang guru. Yang terekam otomatis dikepala sekian jumlah muridnya. Mereka akan sangat kecewa apabila yang telah disampaikan oleh sang guru ternyata tidak dilakukan. Beberapa buah contoh pentingnya DK seorang guru yang dapat didengar dan diingat oleh anak didiknya, seperti :
  1. Apresiasi ucapan terhadap siswa. Penting bagi seorang guru untuk selalu memberikan kata-kata pujian sebagai salah satu DK kepada siswanya saat itu juga. Ketika siswa tersebut mampu menyelesaikan apapun pekerjaan yang telah diberikan. Baik ketika saat berada didalam kelas maupun diluar kelas, sehingga menimbulkan efek motivasi bagi siswa lainnya. Pujian yang diberikan bisa berupa kata-kata seperti; Hebat...,terbaik...,mantap...,luar biasa...,dsbnya. Hal ini berdampak positif bagi sesama mereka, ketika temannya mampu menyelesaikan  tugas didalam kelompok sesuai porsinya. Mereka akan saling memberi pujian kata-kata sehingga timbul saling menghargai dan menghormati diantara sesamanya.
  2. Ya dan Tidak.  Dalam proses belajar mengajar didalam kelas ketegasan kata-kata Ya dan Tidak,  sebagai salah satu DK juga sangat berpengaruh terhadap respon siswa terhadap kita. Banyak guru kadang lupa terhadap DK. Misalnya membuat janji terhadap siswa bahwa minggu depan akan diadakan ulangan, lalu ketika harinya tiba-tiba ulangannya dibatalkan. Padahal siswa sudah susah payah membaca buku, bahkan ada yang bekerja kelompok dsbnya untuk menghadapi ulangan tersebut. Ketika suatu waktu kita ingin mengadakan ulangan lagi, banyak murid yang tidak membaca. Didalam pikir mereka paling guru tersebut lupa lagi....!. Katakan Ya, ketika kita pasti akan melakukannya  dan Tidak apabila masih terdapat keraguan terhadap sesuatu hal, yang kita tugaskan terhadap mereka.

3. DP = Disiplin Perbuatan

      Ilustrasi gbr. https://pixabay.com/id/illustrations/angka-angka-siluet-manusia-terutama-1607182/

"DP" mengartikan apa yang selalu dilakukan atau dibuat oleh seorang guru akan turut dicontoh oleh murid-muridnya. Guru yang merupakan akronim dari "gugu" dan "ditiru", adalah seperti seorang model yang secara tidak langsung akan memberikan contoh kepada para muridnya. Apalagi yang mereka yang masih berada ditingkat sekolah dasar. Banyak penampilan guru yang tanpa disadari oleh dirinya sendiri diikuti oleh murid-muridnya. Hal yang sepele saja seperti potongan rambut, jam tangan yang kita pakai, gaya bicara, merk pulpen yang sering kita gunakan, dsbnya. Beberapa buah contoh pentingnya DP seorang guru yang mungkin ditiru dan  diikuti oleh anak didiknya, seperti :
  1. Jujur dan Adil. Apa yang kita lakukandan perbuat, yang dapat dilihat sebagai bentuk fisik oleh anak didik kita merupakan pemberian pengalaman bagi mereka. Ibaratnya seperti anak-anak ayam yang diajari makan, berlari, bersuara oleh induknya.  Pemberian perhatian dengan porsi yang seimbang antara murid yang satu dengan lainnya dalam proses interaksi pembelajaran ataupun pemberian hadiah dan hukuman yang sudah pas  sesuai dengan tingkatannya. Adanya sikap jujur dan adil yang kita contohkan dengan perbuatan, secara tidak langsung juga mengajari mereka akan hal itu.
  2. Sabar dan Pemaaf. Sabar menghadapi pola tingkah laku, mampu mengendalikan emosi, tidak mempunyai dendam (pemaaf) atas kesalahan muridnya, mengajar dengan ikhlas dan penuh kasih sayang. Membuat kita akan disenangi dan dicintai murid-murid kita. Hal itu juga menjadi contoh untuk diri mereka bagaimana upaya menghadapi karakteristik orang yang berbeda-beda.
Disiplin memang terasa sangat sulit dilakukan kontinyu, cobalah secara perlahan agar menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan yang terbawa didalam proses belajar mengajar, bahkan kemungkinan besar akan dijadikan sebagai model oleh murid-murid kita. Berikan mereka cara Disiplin yang terbaik, seperti disiplin waktu, disiplin kata-kata maupun disiplin perbuatan, karena mereka akan tumbuh berinteraksi dan turut andil menentukan masa depan bangsa dan negara.*

H. Jakson Brown. Jr mengatakan bahwa "bakat tanpa disiplin adalah seperti seekor gurita pada sepatu roda. Ada banyak gerakan tapi anda tidak pernah tahu apakah itu akan menjadi maju, mundur atau kesamping".

Jumat, 19 Juni 2020

Pengalaman Menulis (Bincang Kami bersama Teresia Sri Rahayu,S.Pd, SD)



https://rollymandastana.blogspot.com

Tempat/ tgl. lahir : kuningan, 13 september 1984 instansi ; sdn waihibur – kab. sumba tengah Ntt best achievement : Juara 1 Guru Berprestasi tingkat Kecamatan Padalarang – Kab. Bandung Barat (2014) Juara 2 Lomba Guru Berprestasi tingkat Kab. Bandung Barat (2014)Juara 3 Lomba Guru MIPA tingkat Kec. Padalarang (2014)Juara 1 Olimpiade Guru Nasional tingkat Provinsi NTT (2018)Finalis Lomba Olimpiade Guru Nasional tingkat nasional (2018)Finalis Lomba Alat Peraga Matematika Sederhana tingkat nasional (2018)Peserta Short Course ke Luar Negeri dalam Program 1000 Guru ke Luar Negeri (2019)40 besar penerima dana hibah penelitian pada program Teaching Challenge (2019)Finalis Course on Developing Lesson Study for Primary Mathematics Teacher tingkat internasional (2019)Guru Inti Terbaik dalam Pembekalan Guru Inti Program PKP tingkat Provinsi NTT (2019)Peserta Terbaik dalam Bimtek UKS Regional BaliSahabat Rumah Belajar Provinsi NTT (2019) Finalis Lomba Mathematics Teaching Learning Model (MTLM) tingkat internasional (2019)Kader Inti Gerakan Ajarmat / Ayo Belajar Matematika (2019)Resume terbaik dari KSGN dan Pelatihan Belajar Menulis Bersama Om Jay (2020)Blogger inspiratif dari Ikatan Guru TIK PGRI dengan Penerbit Andi Yogyakarta pada bulan (2020)35 selected participants of Advance Online Course SEAMEO Qitep in Mathematics (2020)

Cerita Bu Teresia kepada kami;
Pertama - tama izinkan saya menceritakan terlebih dahulu, awal kisah dari pengalaman saya dalam membuat resume. Sekitar bulan Februari, saya melihat salah satu postingan teman di FB tentang resume dari kegiatan belajar menulis bersama Om Jay. Saat itu saya belum kenal dengan Om Jay dan juga kegiatan belajar menulis atau yang sering kita sebut kuliah online WAG ini. Saya pun memberanikan diri utk bertanya pada Om Jay tentang cara untuk bisa ikut kegiatan belajar menulis, lalu akhirnya saya pun digabungkan dalam grup Belajar Menulis Gelombang 4.
Tidak lama setelah saya bergabung dalam grup, ada info bahwa nanti malam akan ada materi pertama tentang personal branding. Lalu Om Jay mendata semua peserta grup Belajar Menulis Gelombang 4 yang sudah memiliki blog. Tujuannya adalah agar setelah menerima materi dari narasumber, peserta membuat resume lalu dikirimkan ke email Om Jay dan diposting di blog masing - masing. Om Jay mengatakan bahwa dengan cara ini, kita bisa menebar banyak kebaikan melalui tulisan yang kita bagikan tersebut.
Terus terang, saya baru mengikuti model pelatihan melalui WAG dan merasa bingung ketika harus membuat resume, adapun saat itu saya sendiri sudah memiliki blog. Saat itu alamatnya masih https://cikgutere.blogspot.com, blog ini sudah lama dibuat, saya sendiri lupa persisnya, namun baru saya isi sekitar bulan Oktober setelah saya termotivasi oleh seorang teman yang juga merupakan seorang blogger.
Lalu saya mencoba mencari informasi tentang resume. Cara membuatnya serta tips dan trik mudah membuat resume. Bahkan Om Jay sempat memberikan referensi cara membuat resume dari salah satu peserta pelatihan menulis gelombang sebelumnya. Ketika awal menulis resume, saya coba mengimitasi gaya menulis resume dari beberapa orang, namun saya  merasa kaku dan ide - ide tidak bisa mengalir dengan lancar. Setelah materi berjalan beberapa kali, dan sesuai anjuran Om Jay untuk melakukan blog walking, saya pun mulai menemukan style sendiri dalam menulis resume. Dari situlah akhirnya saya merasa lebih percaya diri saat menulis resume.
Hal yg menjadi kebanggaan bagi saya sebagai blogger pemula adalah ketika resume yang kita buat lalu kita posting di blog, dibaca oleh orang lain bahkan diberikan komentar. Saat itu, saya pun tertarik untuk memasang gadget statistik di laman blog saya, sehingga saya bisa terus memantau trafik pengunjung blog saya, bahkan melihat banyaknya viewer yang membaca tulisan saya. Sedangkan untuk resume hasil belajar menulis, jumlah viewernya bervariasi sekitar ratusan pembaca.yang paling banyak viewernya yaitu 720 orang. https://www.cikgutere.com/2020/04/semua-guru-bisa-jadi-gupres-ini-caranya.html?m=1 
Sepanjang mengikuti kegiatan belajar menulis bersama Om Jay, saya punya pengalaman yang unik dan menarik. Ini salah satunya, Suatu saat, salah satu narasumber kami saat itu, Ibu Lilis Sutikno, beliau adalah guru PPKn di salah satu SMA di Kab. Kupang NTT, memberikan tantangan kepada kami untuk lomba menulis resume dengan cepat. Bagi yang tercepat, maka akan mendapatkan hadiah dari beliau. Saat itu kondisi di daerah saya sedang mati lampu. Sehingga saya harus berjuang untuk bisa terus menulis resume sampai selesai. Dan akhirnya resume selesai Pkl 01.00 Wita. Dan saya pun langsung membagikannya di laman FB Ibu Lilis. Esoknya , beliau mengontak saya dan menyatakan bahwa saya termasuk 10 besar resume tercepat dan akan mendapat hadiah buku dari beliau.
Tentu saja saya merasa sangat senang, karena saya bisa membuktikannya. Setelah pengalaman itu, akhirnya motivasi saya dalam menulis pun bertambah dengan motivasi untuk berprestasi. Memang banyak motivasi untuk menulis, tapi bagi saya, motivasi saya menulis ada 2 yaitu untuk berbagi / sharing dan untuk berprestasi.
Dari beberapa resume yg sy buat, ada yg mendapat hadiah atau penghargaan yaitu :
1. Resume tercepat : https://www.cikgutere.com/2020/03/gas-gere-berani-menulis-berani.html?m=1
2. Resume terbaik : http://www.cikgutere.com/2020/04/strategi-pemasaran-buku-yang-efektif.html
3. Tulisan terbaik dan inspiratif : https://www.cikgutere.com/2020/05/belajarlah-menulis-dari-kartini-dan-ukirlah-sejarah-karyamu.html?m=1
Dan terakhir, saya mendapat penghargaan sebagai blogger inspiratif dari Ikatan Guru TIK dan Penerbit Andi Yogyakarta.

Ternyata, benar yang dikatakan oleh Om Jay, "Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Keajaibannya". Saya adalah orag yang sudah merasakan manfaat menulis setiap hari, yaitu dgn menulis resume. Keajaiban itu datang ketika saya dan peserta yg lain menyimak materi dari Prof. Richardus Eko Indrajit. Di tengah - tengah penyampaian materi, beliau menantang kami untuk menulis buku dalam waktu seminggu. Dan saya termasuk satu dari sekitar 21 peserta yang menjawab tantangan itu. Dan akhirnya, setelah melewati proses bimbingan dari beliau juga penguatan dari Om Jay, buku karya saya yang berkolaborasi dengan Prof. Richardus Eko Indrajit dengan judul "Belajar Semudah Klik, Membangun…

Terus terang ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi saya. Saya merasa berat karena memikul tanggung jawab dan kepercayaan besar dgn pemberian penghargaan itu. Dan apa yang saya khawatirkan pun terjadi. Banyak guru - guru yang menghubungi saya secara japri melalui WA dan messenger sekedar utk meminta tips atau saran dalam menulis.

Saya merasa malu karena ilmu dan pengalaman saya masih sangat minim namun di sisi lain, saya pun harus tetap berbagi dengan guru lain. Oleh karena itu, pada malam hari ini saya ingin juga berbagi kepada Bpk/Ibu tentang tips menulis resume ala Cikgu Tere :
  1. Menulis resume sesegera mungkin, selagi topik itu hangat. Tujuannya agar tidak semakin banyak uraian yang terlewat.
  2. Menulis resume sesuai dengan gaya menulis kita sendiri. Just be your self.
  3. Tangkap point penting materi dari narasumber, modifikasi dengan kalimat sendiri (jangan asal copas materi dari chat)
  4. Gunakan pengantar yang menarik sebelum masuk di isi resume (biasanya saya menghubungkan dgn kehidupan saya, misalnya topik Menerbitkan Buku di Penerbit Mayor, maka saya awali dengan pengantar bahwa sejak kecil saya suka membaca buku dan ada mimpi suatu saat saya bisa menulis buku dan buku saya dipajang di rak buku sebuah toko buku besar".
  5. Gunakan heading dan sub heading agar resume terkesan lebih rapi tatanannya. Selain itu, penggunaan heading dan sub heading akan membantu pembaca memahami struktur tulisan.
  6. Tulislah resume dengan sepenuh hati. Bukan karena sekedar ingin mengerjakan tugas dari Om Jay. Ketika kita sudah menulis resume dengan sepenuh hati, maka pasti kita akan melakukan effort yang lebih dari orang lain / blogger yang lain.
  7. Menentukan judul resume yg wow. Baca artikel berikut : https://www.cikgutere.com/2020/03/lima-judul-tulisan-yang-menarik-minat.html?m=1, Mencari referensi terkait topik, Merancang "pasar" resume kita dan melakukan strategi promosi, Merancang tampilan / visual resume dgn menambahkan gambar atau video di resume kita. Melakukan editing sederhana (PUEBI).
  8. Cari informasi terkait narasumber yang akan kita tulis materinya melalui resume. Semakin kita lengkap dalam memberikan gambaran narasumber, maka point kita akan menjadi lebih baik daripada peresume yang lain. Caranya : stalking akun medsos narasumber (FB, instagram, dll)
  9. Gunakan aplikasi atau alat - alat lain yang mendukung kita dalam menulis resume, misalnya jika ada narasumber yang memberikan materi melalui youtube, maka putar videonya di hp, sambil ketik resumenya. Atau jika ada narasumber yg menyampaikan materi melalui voice note, gunakan aplikasi voice to text utk mengubahnya menjadi text.
  10. Lakukan blog walking untuk mencari informasi yang mungkin terlewat serta mencari inspirasi menulis.
Menulis untuk berbagi tentunya sesuai dengan profesi kita sebagai guru. Makanya sejak awal niche blog saya adalah pendidikan. Kemudian berprestasi, maksudnya ketika kita mnjdi blogger ada hal positif lain yang saya peroleh. Seperti yang tadi saya contohkan yaitu mendapat beberapa penghargaan, bahkan ada juga bonus berupa buku dan pulsa internet. Selain itu, saya mau berbagi sedikit pengalaman saya waktu lolos sebagai peserta short course ke luar negeri tahun 2019 kemarin, ternyata salah satu teknik penilaian panitia adalah dengan menelusuri jejak digital kita. Saat itu, kami diminta menuliskan semua akun medsos termasuk blog / website.*